Tuesday, October 20, 2009

hikmat tulisan berapi

setelah beberapa purnama aku lemas dalam dunia penulisan, aku naik sebentar ke permukaan untuk menghirup udara penilaian. Evaluasi ku menerokai lautan tinta baik aku yang punya. Mahupun dia-dia yang punya. Namun furqan itu masih dalam tinjauan kasar, belum kemas bernoktah. Adapun ianya adalah seperti poin-poin di bawah. Poin yang ibarat perencah dalam masakan, perlu ada bagi menyeri dan menyedapkan masakan untuk dimakan

- tulisan yang membuatkan org tertunggu-tunggu, meneka-neka apakah kesudahan ceritanya
- jenaka bermoral/bermesej
- perumpamaan / contoh
- ketidak jangkaan baik segi plot, ibarat, humor, bahasa, dan lain-lain
- berayat
- berhadis
- berkata mutiara
- relevan
- berperibahasa
- berkisah
- membuatkan orang membacanya berulang-ulang kali
- berfakta

setakat senafas yang ku sedut. Inilah dahulu pandangan kacamata penelitian ku..
Moga rutin ini, mematangkan lagi diri, menjadi penulis unik dan bewarna-warni, dan yang paling penting, meninggalkan bekas buat diri dan pembaca..

Bukan untuk nama, sekadar berbuat kebaikan, apa yang ku mampu..

0 comments: